Saat kami sampai disana, banyak sekali motor yang sudah terparkir, namun kami hanya menjumpai 1 orang yang sedang duduk sambil merokok, seperti nya sedang menunggu penumpang yang ingin mencari ojek. Saat melihat kami yang ramai mengunjungi, orang tersebut terlihat antusias dengan kedatangan kami dan menanyakan apa yang ingin kami lakukan.
Kami kemudian menjelaskan kami ingin melakukan sedikit survey dan penyuluhan mengenai tertaib lalulintas. Dan orang tersebut merespon apa yang ingin kami lakukan dengan sangat baik.
Bapak tersebut bernama Pak Indra, beliau telah menjadi tukang ojek selama 5 tahun. Beliau merupakan orang asal Jawa Tengah, mengaku merantau ke Jakarta dengan pemikiran bahwa kehidupan di Jakarta lebih menjanjikan.
Kemudian kami bertanya seputar keguatan ojek dia. Pak Indra mengaku bahwa penghasilan nya sehari bisa mencapai 100.000 sampai dengan 150.000 ribu rupiah. Dan tempat tujuan ojek dia pun terkadang sampai dengan tempat yang lumayan jauh seperti ke Jakarta Utara.
Kami menyampaikan makdus kedatangan kami ingin memberikan penyuluhan mengenai tertib lalu lintas, mengingat sering nya beliau menggunakan jalan raya setiap harinya. Mereka ini lah orang yang berperan dalam tertib nya lalu lintas.
Beliau mengaku bahwa dia termasuk orang yang lumayan sering melanggar lalu lintas karena tidak sabaran. Salah satu alasan nya sering melanggar lalu lintas adalah terkadang dia mengikuti pengguna jalan lain yang juga melanggar. Kami sampai kan hal tersebut tidak baik dilakukan, bahwa semakin kita melanggar lalu lintas, maka tidak akan berkesudahan kemacetan di jalan. Belum lagi jika ada polisi yang sedang partoli, kemungkinan mereka dapat di tilang.




